Modal sosial yang telah diwariskan secara turun-temurun, yaitu semangat gotong royong, harus kita jaga sebagai kekuatan kolektif untuk menekan kemiskinan dan meninggalkan ketertinggalan. Kita patut berbangga, karena NTT memberikan sumbangan berharga bagi bangsa ini: Pancasila, yang digali oleh Presiden Pertama RI, Ir. Soekarno, saat diasingkan di Ende.
Melalui perayaan HUT Kemerdekaan RI tahun ini, saya mengajak seluruh masyarakat NTT untuk menjaga persaudaraan dan kerukunan sebagai modal utama menghadapi tantangan ke depan. Mari kita pelihara optimisme dan sikap positif dalam membangun daerah yang kita cintai ini. Kita harus fokus memerangi tiga musuh endemik yang selama ini membelenggu: stunting, kemiskinan, dan ketertinggalan, dengan memanfaatkan sebaik-baiknya kekayaan sumber daya yang kita miliki.
Bapak, ibu, saudara-saudari, seluruh masyarakat Nusa Tenggara Timur di mana saja berada, para pendengar yang saya kasihi,
9 10
Dalam momentum penuh sukacita ini, izinkan saya menyampaikan beberapa capaian dan langkah strategis yang telah dan sedang kami jalankan dalam penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, pelayanan, dan pemberdayaan masyarakat di Provinsi Nusa Tenggara Timur.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












