IKLAN

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

BBWS Nusa Tenggara II Siapkan Empat Titik Sumur Bor JIAT untuk Penanganan Kekeringan di Malaka dan Kota Kupang

Avatar photo
Reporter : Tomi Tangkur Editor: Redaksi
file 00000000a6e0820b8dfb0e28de005b0c

tv-beritakota.com, KUPANG – Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Nusa Tenggara II melalui Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Air Tanah dan Air Baku (ATAB) 1 mulai mempersiapkan pelaksanaan Program Penanganan Kekeringan Tahun Anggaran 2026 dengan membangun empat titik sumur bor Jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT) di Kota Kupang dan Kabupaten Malaka.

Program ini menjadi salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan ketersediaan air bagi masyarakat yang setiap tahun terdampak kekeringan, khususnya di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT).

Advertisement
Ingin Punya Website?  Klik Disini!!!

PPK ATAB 1 BBWS Nusa Tenggara II, Daud Djami, S.ST, mengatakan saat ini tim masih melakukan survei lapangan dan pengumpulan data teknis, termasuk kondisi kelistrikan di setiap lokasi pembangunan.

“Untuk sementara teman-teman baru turun mengambil data-data teknis di lapangan, termasuk kondisi kelistrikan. DED juga masih dalam proses sehingga kami masih menunggu seluruh data pendukung sebelum pekerjaan dimulai,” ujar Daud, Rabu (22/7/2026).

Empat titik pembangunan tersebut tersebar di dua lokasi di Kota Kupang, yakni Kelurahan Naioni dan Kelurahan Bakunase, serta dua desa di Kabupaten Malaka, yaitu Desa Weoe dan Desa Umanen Lawalu.

Baca Juga :  Keluarga Besar PPK OP PIAT SDA NT II - Selamat menunaikan ibadah Puasa Ramadhan 1447 H