IKLAN

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Pidato lengkap, Gubernur NTT pada Perayaan HUT Ke-80 Kemerdekaan RI

Avatar photo
IMG 20250816 WA0015

Tanpa persatuan, kedaulatan hanya akan menjadi ilusi. Bangsa yang terpecah belah akan mudah digoyahkan oleh kekuatan dari luar bahkan hancur dari dalam. Apalagi di era globalisasi dan kemajuan teknologi yang pesat, kita sering dihadapkan pada isu-isu yang berpotensi memecah belah, seperti hoaks, ujaran kebencian, dan perbedaan pendapat yang meruncing.

Sejak awal masa pemerintahannya pada 20 Oktober 2024, Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa persatuan adalah fondasi membangun bangsa yang berdaulat dan rakyat yang sejahtera. Bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, beliau menempatkan “Memperkokoh Pancasila” sebagai Asta Cita pertama, menandakan bahwa Pancasila bukan hanya dasar negara, tetapi juga jiwa dan kompas perjalanan bangsa.

Advertisement
Ingin Punya Website?  Klik Disini!!!

Pancasila adalah pengejawantahan cita-cita Proklamasi yang tertuang dalam Pembukaan UUD 1945: mewujudkan Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil, dan makmur. Tanpa Pancasila, Indonesia kehilangan jati diri; keberagaman berubah menjadi perpecahan, kemajuan kehilangan arah dan nilai.

Baca Juga :  Soliditas Penuh PDIP NTT Dan Koalisi Memenangkan Paket Ansy -.Jane, Pada 27 November 2024