Sonia pun berharap metode ini terus dilanjutkan karena terbukti mampu melatih kemampuan berbicara dan keberanian siswa.

Ke depan, Pihak sekolah berencana mengevaluasi pelaksanaan program ini, bahkan membuka kemungkinan menghadirkan penguji eksternal serta memulai pembinaan sejak awal tahun ajaran.
“Kami ingin anak-anak siap, baik untuk kuliah maupun kehidupan di masyarakat. Literasi, kemampuan berpikir, dan mental itu kunci,” tegas Romo Sintus.
Ia pun berpesan agar para siswa terus melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi demi masa depan yang lebih baik.(Tom)
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












