IKLAN

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

SMA Katolik Sint Carolus Penfui Kupang latih nalar dan mental, serta siapkan masa depan siswa lewat Ujian Karya Tulis Ilmiah 

Avatar photo
IMG20260415110517
oplus_1056

Meski menghadapi keterbatasan fasilitas, ia mengakui harus meminjam laptop temannya. Ia tetap mampu menyelesaikan karyanya dalam waktu lebih dari tiga bulan.

“Ujian ini membantu saya lebih siap untuk kuliah, terutama dalam menulis dan berbicara di depan umum,” katanya.

Advertisement
Ingin Punya Website?  Klik Disini!!!

Peserta ujian lainnya, Sonia, memilih tema yang tak kalah menarik yakni pemanfaatan limbah kotoran ternak babi menjadi biogas untuk kebutuhan rumah tangga.

Ia mengaku terinspirasi dari kondisi di sekitarnya, di mana limbah ternak sering terbuang percuma.

“Padahal bisa dimanfaatkan sebagai bahan bakar. Saya bahkan sudah coba di rumah,” ungkapnya.

Bagi Sonia, ujian ini bukan hanya soal nilai, tetapi juga pengalaman berharga dalam membangun kepercayaan diri.

“Ini melatih mental saya untuk tampil dan mempertanggungjawabkan hasil kerja sendiri,” katanya.

Baik Argo maupun Sonia sepakat bahwa ujian akhir Sekolah dengan metode KTI ini lebih bermakna dibandingkan ujian tertulis biasa.

“Kalau kita pilih judul yang kita pahami, kita tidak akan kesulitan saat presentasi,” pesan Argo kepada adik kelasnya.

Baca Juga :  Kakanwil Kemenag NTT Lantik Pejabat Administrator, Tekankan Integritas dan Pelayanan Publik