“Pendidikan bukan sekadar hak anak-anak dan remaja, tetapi juga merupakan panggilan misi Gereja untuk membentuk manusia yang beriman, cerdas, berkarakter, dan peduli pada sesama,” ungkap Mgr. Hiro.
Untuk diketahui, Muspas Keuskupan Agung Kupang 2025 berlangsung dari 29 September hingga 3 Oktober 2025, bertujuan merumuskan arah pastoral keuskupan lima tahun ke depan (2025–2030).
Muspas 2025 menegaskan kerja sama sinodal antara paroki, kuasi paroki, tarekat religius, yayasan pendidikan, dan kelompok kategorial dalam membangun kualitas pendidikan di NTT.(*/Red)
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












