Tiap-tiap paroki diharapkan menggerakan masyarakat untuk mengembangkan satu produk unggulan masing-masing untuk dipasarkan.
“Dalam bidang pertanian dan perkebunan misalnya, kita dorong agar polanya berubah. Dari pola tanam-panen-jual menjadi pola tanam-panen-olah-kemas-jual,” kata Gubernur Melki.
Sementara itu, dalam arahannya, Uskup Keuskupan Agung Kupang, Mgr. Hironimus Pakaenoni, menegaskan bahwa tema Muspas 2025 diambil dari hasil pembahasan Pra-Muspas.
Dari pembahasan tersebut, dengan mempertimbangkan keunikan masing-masing daerah, lahirlah benang merah yang menjadi tema utama Muspas, yang akan menjadi arah dan fokus pastoral Gereja lima tahun ke depan.
Uskup juga menyambut baik optimisme pemerintah dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.
Menurut beliau, Gereja menyadari bahwa masa depan bangsa tidak bisa dilepaskan dari bagaimana kita mendidik generasi muda saat ini.
“Gereja menyambut baik optimisme pemerintah dalam menyongsong Indonesia Emas 2045. Namun kita sadar, masa depan bangsa tidak bisa dipisahkan dari bagaimana kita mendidik generasi muda saat ini” ujarnya
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












