Selain itu, ruang di bagian atas kendaraan juga berkaitan dengan aspek keselamatan kebakaran di kapal. Jarak antara muatan kendaraan dengan sistem sprinkler atau perangkat pemadam kebakaran harus tetap memenuhi ketentuan agar dapat berfungsi secara efektif ketika terjadi keadaan darurat.
“Kalau dia sudah menaikkan berat di atas kendaraan, pasti akan berpengaruh. Kalau kendaraan itu tumbang, akan berpengaruh terhadap stabilitas kapal penyeberangan,” ujar Simon.
Ia menjelaskan, karakteristik kapal penyeberangan berbeda dengan kapal dengan bentuk lunas V. Kapal Ro-Ro penyeberangan memiliki karakteristik konstruksi yang membuat pengaturan distribusi beban dan muatan menjadi sangat penting.
Karena itu, pengaturan pemuatan kendaraan di kapal tidak hanya menyangkut jumlah kendaraan, tetapi juga dimensi, berat, distribusi muatan dan kondisi kendaraan yang akan diangkut.
Keselamatan Tidak Hanya Saat Kapal Berada di Pelabuhan
Simon menegaskan, tanggung jawab keselamatan tidak berhenti setelah kapal meninggalkan pelabuhan.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.














