IKLAN

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Hukum  

Hingga September 2025,Penanganan Perkara Korupsi di Kejati NTT naik 20%, mencapai 106 kasus

Avatar photo
20251028 1728210 768x576 1

Kajati juga menyoroti beberapa sektor strategis yang menjadi fokus penanganan, di antaranya infrastruktur, kesehatan, dan pendidikan.

Ia menyebutkan penanganan proyek irigasi dan jalan yang bermasalah, serta penanganan perkara pembangunan Rumah Sakit Pratama Wehiku di Malaka senilai hampir Rp 45 miliar.

Advertisement
Ingin Punya Website?  Klik Disini!!!

Di sektor pendidikan, Kejati NTT menaruh perhatian khusus pada proyek mangkrak. “Kejaksaan NTT menangani pembangunan gedung Fakultas Kedokteran Universitas Nusa Cendana senilai Rp 48,6 miliar yang mangkrak dan tengah mendorong mekanisme aset recovery serta pertanggungjawaban hukum bagi pihak yang terkait,” jelasnya.

Meski menunjukkan kinerja positif, Roh Adi Wibowo mengakui tantangan berat yang dihadapi di NTT, terutama kondisi geografis kepulauan yang kompleks seperti Rote Ndao, Lembata, dan Sabu Raijua.

“NTT adalah wilayah kepulauan yang luas dengan kondisi geografis yang kompleks. Proses penyidikan sering menghadapi hambatan transportasi dan logistik,” katanya.

Ia menegaskan, keterbatasan tersebut tidak boleh menjadi alasan untuk berhenti. Melalui Rakor ini, ia berharap dapat memperkuat sinergi antar lembaga untuk memetakan kerawanan korupsi, memperkuat pencegahan, dan memastikan penegakan hukum yang tegas namun humanis.

Baca Juga :  Penipuan Mengatasnamakan Kajati NTT dengan Modus Open Donasi Jambore