file_0000000045ac81fab54dfe29d6d4bbe8
previous arrow
next arrow

Pelaku Ekspedisi di NTT Minta Kebijakan Khusus ODOL: Hampir 500 Kendaraan Bergantung pada Angkutan Antarpulau

Avatar photo
Pelaku ekspedisi NTT minta kebijakan khusus ODOL

“Harus dimengerti dan dilihat kondisi sebenarnya,” tambahnya.

Sebelumnya, pihak terkait juga menyampaikan rencana pembentukan satuan tugas (Satgas) yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan di kawasan pelabuhan.

Satgas tersebut diharapkan dapat menjadi wadah koordinasi dalam menangani persoalan ODOL, sekaligus memastikan penerapan aturan tetap mengedepankan keselamatan tanpa mengabaikan karakteristik transportasi dan distribusi barang di wilayah kepulauan NTT.

Bagi pelaku usaha ekspedisi, masa sosialisasi ini menjadi momentum penting untuk mencari titik temu antara keselamatan pelayaran, kepatuhan terhadap aturan ODOL, kemampuan fasilitas pelabuhan, dan kebutuhan distribusi logistik antarpulau.

Mereka berharap pemerintah dan operator penyeberangan dapat mempertimbangkan kondisi geografis NTT sehingga kebijakan yang diterapkan nantinya tidak menghambat kelancaran distribusi barang ke berbagai wilayah kepulauan.

 

Baca Juga :  Wagub NTT: Pick up luar kota Kupang hanya diperbolehkan bawa 5 penumpang dan barang