Mereka memahami bahwa kapal memiliki batas kemampuan dalam mengangkut kendaraan dan barang. Namun, di sisi lain, pengurangan kapasitas angkutan secara drastis dikhawatirkan berdampak terhadap biaya distribusi dan kelancaran pasokan barang ke berbagai pulau.

BPTD: Sosialisasi ODOL Utamanya untuk Keselamatan
Sementara itu, Ryan Doko, Staf Satuan Pelayanan (Satpel) Bolok BPTD Kupang menjelaskan bahwa sosialisasi ODOL dilakukan terutama untuk memastikan aspek keselamatan dalam kegiatan transportasi dan penyeberangan.
“Intinya sosialisasi ODOL ini untuk keselamatan,” kata Ryan.
Ia menjelaskan, persoalan kendaraan dan muatan juga berkaitan dengan kemampuan fasilitas penyeberangan yang tersedia di masing-masing wilayah.
Menurut Ryan, terdapat sejumlah daerah tujuan yang memiliki keterbatasan fasilitas, sehingga tidak semua kendaraan dengan ukuran atau muatan tertentu dapat dilayani menggunakan fasilitas penyeberangan yang tersedia.
Ia mencontohkan rute menuju Sabu yang memiliki persoalan tersendiri terkait fasilitas penyeberangan dan kemampuan infrastruktur pendukungnya.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.














