tv-beritakota.com – Penjabat Gubernur NTT, Dr. Andriko Noto Susanto, S.P, M.P bersama Pj. Bupati Flores Timur, Sulastri Rasyid, Unsur Forkopimda dan juga Pimpinan Perangkat Daerah langsung bertindak cepat menyikapi informasi terkait konflik yang terjadi pada Senin (21/10) pagi antar desa di Pulau Adonara, tepatnya antar Desa Bugalima dan Desa Ile Pati serta Desa Kimakamak di Kecamatan Adonara Barat, Kabupaten Flores Timur,
Dalam kunjungannya ke Pulau Adonara, Pj. Gubernur beserta rombongan langsung menuju ke lokasi terdampak konflik, tepatnya di Desa Bugalima untuk memantau situasi dan kondisi beberapa rumah yang telah habis terbakar serta melakukan tatap muka dengan penduduk setempat.
Ia juga mengunjungi dan bertatap muka dengan penduduk di Desa Kimakamak. Sementara Desa Ile Pati tidak sempat Ia kunjungi.
“Ketika mendengar terjadi konflik antar desa di Adonara, terlebih adanya korban jiwa dan banyak rumah yang terbakar, saya memutuskan untuk segera ke sini. Kami meminta maaf kepada keluarga korban, karena juga akibat kelengahan kami, makanya hal ini bisa terjadi,” ujar Pj. Gubernur NTT kepada warga masyarakat yang menjadi korban di Aula Kantor Desa Bugalima.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












