Menurutnya, seluruh program wilayah dan KUB perlu diselaraskan agar pelayanan kepada umat dapat berjalan efektif dan membawa manfaat nyata. Ia menyebutkan jumlah umat di wilayah tersebut sekitar 140 kepala keluarga.
Hendrik juga menyampaikan permohonan maaf kepada umat apabila selama masa kepemimpinannya masih terdapat kekurangan.
“Jika selama masa kepemimpinan saya masih ada hal-hal yang belum berjalan maksimal, saya mohon maaf. Selamat bertugas kepada pengurus wilayah yang baru,” ucapnya.
Ketua Wilayah VIII Santo Fransiskus Asisi yang baru dilantik, Marsel Mulu, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan umat yang diberikan kepadanya.
Ia menegaskan bahwa dukungan umat menjadi kekuatan utama dalam menjalankan pelayanan di wilayah.
“Umat adalah kekuatan bagi saya dalam menjalankan pelayanan ini. Karena itu saya mohon dukungan doa dari seluruh umat agar pelayanan ini dapat berjalan dengan baik demi kemuliaan Tuhan,” katanya.
Marsel juga menyatakan komitmennya untuk menyelaraskan seluruh program wilayah dengan program KUB agar pelayanan dapat berjalan lebih efektif. Selain itu, penguatan ekonomi umat akan menjadi salah satu fokus pelayanan ke depan.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












