“Tim siaga bencana tersebut menjadi wadah untuk memastikan seluruh personel, armada operasional, serta peralatan pendukung berada dalam kondisi siap digunakan apabila sewaktu-waktu dibutuhkan dalam penanganan krisis air di berbagai daerah di NTT” ujar Plh. Kepala BBWS Nusa Tenggara II, Frengki Welkis, belum lama ini di Kupang.

Dalam kegiatan tersebut, seluruh personel diingatkan agar selalu meningkatkan kewaspadaan, memperkuat koordinasi antar bidang, serta mengutamakan kecepatan respons terhadap setiap laporan masyarakat yang mengalami kesulitan memperoleh air bersih.
Tidak berhenti pada pelaksanaan apel, Tim Satgas Bencana Kekeringan BBWS NT II juga turun langsung ke lapangan untuk memonitor kesiapan Tim guna memastikan seluruh personel dan armada operasional berada dalam kondisi optimal.
Pemeriksaan dilakukan terhadap kesiapan kendaraan tangki air, peralatan distribusi, kondisi fisik personel, hingga mekanisme koordinasi lapangan agar setiap operasi kemanusiaan dapat berjalan cepat dan tepat sasaran.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












