Melalui strategi “cari,temukan, dan eksekusi “, Tim Satgas BBWS NT II tidak hanya menunggu laporan dari masyarakat, tetapi aktif melakukan pemantauan dan penyisiran ke berbagai wilayah yang berpotensi mengalami krisis air bersih.
Setelah menemukan lokasi yang membutuhkan penanganan, tim langsung mengambil tindakan dengan mengerahkan personel, armada, dan logistik sehingga masyarakat dapat segera memperoleh bantuan air bersih.
Salah satu aksi nyata dilakukan di RT 10, Desa Oelnasi, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang.
Berdasarkan hasil pemantauan lapangan, wilayah tersebut mengalami kekurangan air bersih sehingga membutuhkan penanganan segera.
BBWS NT II kemudian mengerahkan lima personel beserta satu unit truk tangki berkapasitas 5.000 liter untuk mendistribusikan air bersih ke bak penampungan utama warga.
Distribusi tersebut mampu memenuhi kebutuhan 57 Kepala Keluarga (KK) serta menyediakan pasokan air bagi 43 ekor ternak, sehingga aktivitas masyarakat tetap dapat berjalan di tengah musim kemarau.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












