IKLAN

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Kunjungi keluarga YBR, Gubernur NTT akui masih banyak kekurangan yang harus dibenahi

Avatar photo
IMG 20260208 WA0004

tv-beritakota.com, NGADA, – Kesunyian Kampung Dona, Desa Naruwolo, Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Sabtu (7/2/2026), terasa berbeda dari hari-hari biasa.

Di tempat sederhana itulah, duka mendalam masih menyelimuti keluarga YBR (10), siswa kelas IV SD yang kepergiannya mengguncang banyak hati.

Advertisement
Ingin Punya Website?  Klik Disini!!!

Gubernur Nusa Tenggara Timur, Melki Laka Lena, datang langsung menemui keluarga almarhum, menyampaikan empati, permohonan maaf, dan pengakuan bahwa peristiwa ini adalah luka bersama.

Di hadapan ibunda YBR, Maria Goreti Te’a, sang nenek Wilhelmina Nenu, serta kedua kakaknya Ardianus Niga dan Aulita F. Mbe’e, Gubernur menyampaikan belasungkawa yang mendalam.

Ia juga menyempatkan diri mengunjungi makam YBR dan memanjatkan doa, sebagai tanda penghormatan terakhir dari negara kepada seorang anak yang telah pergi terlalu cepat.

“Kepergian anak kita YBR ini bukan hanya duka keluarga, bukan hanya duka masyarakat Ngada, tetapi duka nasional. Duka kita semua,” ujar Gubernur dengan nada lirih.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf karena pemerintah baru dapat hadir secara langsung pada hari itu.

Baca Juga :  PPK 2.1 Tangani preservasi jalan Soe- Kefa -Oelfaub dan penanganan 3 titik bencana melalui skema dana PMTD