IKLAN

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Prihatin, Kapolda NTT Turunkan Tim Konselor Dampingi Keluarga Siswa SD yang Gantung Diri di Ngada

Avatar photo
IMG 20260204 WA0013

tv-beritakota.com | Kupang — Kasus Siswa gantung diri di Kabupaten Ngada mendapat perhatian serius dari Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) NTT, Irjen Pol. Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si.

Ia menyampaikan rasa prihatin mendalam atas kejadian tersebut.

Advertisement
Ingin Punya Website?  Klik Disini!!!

“Kasus di Ngada ini sangat memprihatinkan. Seorang anak yang masih sangat kecil, hanya karena meminta alat tulis, namun kondisi ekonomi keluarga tidak memungkinkan,” ungkap Kapolda.

Menurut Kapolda, tragedi ini tidak lagi bisa dipandang sebagai persoalan daerah semata. Dampaknya telah menjadi perhatian luas di tingkat nasional.

“Ini bukan lagi kasus lokal, tetapi sudah menjadi atensi nasional, bahkan sampai ke Istana,” tegasnya.

Keprihatinan tersebut disampaikan Kapolda saat menghadiri acara Syukuran Direktorat Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (Ditres PPA-PPO) Polda NTT yang digelar di Mapolda NTT, Rabu (4/2/2026).

Dalam kesempatan itu, Kapolda langsung memerintahkan Kapolres Ngada turun langsung ke lokasi untuk menemui keluarga korban serta memberikan santunan sebagai bentuk empati dan tanggung jawab sosial.

Baca Juga :  Banjir Bandang Nagekeo: 3 tewas, 4 warga menghilang