tv-beritakota.com | Kupang — Kasus Siswa gantung diri di Kabupaten Ngada mendapat perhatian serius dari Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) NTT, Irjen Pol. Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si.
Ia menyampaikan rasa prihatin mendalam atas kejadian tersebut.
“Kasus di Ngada ini sangat memprihatinkan. Seorang anak yang masih sangat kecil, hanya karena meminta alat tulis, namun kondisi ekonomi keluarga tidak memungkinkan,” ungkap Kapolda.
Menurut Kapolda, tragedi ini tidak lagi bisa dipandang sebagai persoalan daerah semata. Dampaknya telah menjadi perhatian luas di tingkat nasional.
“Ini bukan lagi kasus lokal, tetapi sudah menjadi atensi nasional, bahkan sampai ke Istana,” tegasnya.
Keprihatinan tersebut disampaikan Kapolda saat menghadiri acara Syukuran Direktorat Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (Ditres PPA-PPO) Polda NTT yang digelar di Mapolda NTT, Rabu (4/2/2026).
Dalam kesempatan itu, Kapolda langsung memerintahkan Kapolres Ngada turun langsung ke lokasi untuk menemui keluarga korban serta memberikan santunan sebagai bentuk empati dan tanggung jawab sosial.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












