Khusus di NTT, capaian ini semakin terasa. Rasio elektrifikasi PLN yang pada 2023 masih sekitar 87%, kini sudah mencapai 89,12% per Maret 2025. Sementara rasio elektrifikasi total kita 96,39%. Target kita jelas: 99,99% rasio elektrifikasi provinsi pada 2028 dan 100% desa berlistrik pada 2027.
Pertumbuhan ini kita dorong melalui pemasangan meteran listrik 450 VA bagi masyarakat kurang mampu, pembangunan sarana listrik di daerah terpencil, dan koordinasi erat dengan Kementerian ESDM serta Ditjen Ketenagalistrikan. Pada tahun 2025 melalui Dinas ESDM Provinsi NTT, kita targetkan pemasangan 762 meteran listrik gratis daya 450 VA di untuk masyarakat kurang mampu di bebrapa kabupaten dengan rasio elektrifikasi rendah.
Jumlah pelanggan PLN juga bertumbuh stabil: dari 1,21 juta pada 2023, menjadi 1,26 juta di 2024, dan per April 2025 sudah 1,304 juta pelanggan. Artinya, rata-rata hampir 88 ribu pelanggan baru setiap tahun.
Daya terpasang kita kini 628,85 MW, dengan daya mampu 470,72 MW, beban puncak 302,53 MW, dan cadangan 168,19 MW. Sistem Timor relatif aman, tetapi kita tetap waspada, karena Sistem Flores — terutama Labuan Bajo dan sekitarnya — berpotensi defisit pada 2027 jika pembangkit baru tidak segera dibangun.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
