Pidato lengkap, Gubernur NTT pada Perayaan HUT Ke-80 Kemerdekaan RI

IMG 20250816 WA0015

Hasilnya mulai terlihat di semester pertama 2025:

● Padi: produktivitas 4,12 ton/ha.

● Jagung: produktivitas 2,78 ton/ha.

19 20

● Hortikultura: produksi bawang putih naik menjadi 152,3 ton (2024: 151,1 ton); cabe besar 1.367,5 ton (2024: 1.282,5 ton); bawang merah 8.039,5 ton (hampir menyamai total 2024 sebesar 8.104,5 ton); cabe rawit 9.685,7 ton (berpotensi melampaui total 2024 sebesar 11.288,5 ton).

Dari sektor perkebunan, produktivitas sejumlah komoditas unggulan meningkat:

● Kelapa: 786 kg/ha (2024: 780 kg/ha).

● Jambu mente: 611 kg/ha (2024: 606 kg/ha).

● Kopi robusta: 526 kg/ha (2024: 441 kg/ha). ● Kopi arabika: 736 kg/ha (2024: 526 kg/ha).

● Kakao: 631 kg/ha (2024: 613 kg/ha).

Capaian tersebut turut mendorong kenaikan Indeks Harga Petani (IHP) dari 115,37 (2024) menjadi 119,01 (2025). IHP di atas 100 menunjukkan petani mengalami surplus, di mana kenaikan harga produksi lebih tinggi dibandingkan kenaikan harga konsumsi, sehingga pendapatan petani tumbuh lebih cepat daripada pengeluarannya.

Exit mobile version