Pidato lengkap, Gubernur NTT pada Perayaan HUT Ke-80 Kemerdekaan RI

IMG 20250816 WA0015

Kami sadar, perjalanan menuju kemajuan dan kesejahteraan bukanlah perkara mudah. Tantangan kita nyata: kemiskinan, keterbatasan infrastruktur, musim kemarau panjang, bencana alam, pengangguran, angka putus sekolah, serta ketahanan pangan. Komposisi fiskal daerah yang masih sangat bergantung pada dana transfer pemerintah pusat juga menjadi pekerjaan rumah yang harus kita jawab bersama.

Berdasarkan data BPS Maret 2025, tingkat kemiskinan NTT tercatat 18,60%, turun 0,42% dari September 2024 yang sebesar 19,02%. Tingkat Pengangguran Terbuka pada Februari 2025 sebesar 3,23%, sedikit naik 0,06% dibanding Februari 2024. Prevalensi stunting pada 2024 berada di angka 37% (SSGI), turun 0,9% dari 37,9% di tahun 2023.

7 8

Di sisi lain, perekonomian NTT menunjukkan tren positif. Pada triwulan II 2025, pertumbuhan ekonomi tercatat sebesar 5,44%, lebih tinggi dibanding triwulan I yang mencapai 4,55%, bahkan melampaui pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,12%. Tingkat inflasi pada Juli 2025 berada di angka 3,03% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya, dengan kenaikan 0,94% dibanding bulan sebelumnya. Fluktuasi indikator makro ini mencerminkan adanya tantangan sekaligus peluang bagi pembangunan daerah.

Exit mobile version