Dalam kesempatan yang sama, Pembimas Buddha Kanwil Kemenag Prov. NTT, Artadi Wijaya, juga turut memberikan pesan Waisak kepada umat Buddha di Kota Kupang.
Ia menekankan bahwa tema Waisak tahun ini adalah Meningkatkan Pengendalian Diri dan Kebijaksanaan Mewujudkan Perdamaian Dunia.
“Tema ini mengajak kita untuk mengendalikan diri dalam pikiran, ucapan, dan perbuatan. Dengan kebijaksanaan, kita bisa membedakan mana yang baik dan benar. Jika perbuatan baik itu terus diterapkan, maka secara otomatis kita akan membentuk pengendalian diri yang kuat sehingga terwujud perdamaian, baik untuk diri sendiri, masyarakat, hingga dunia,” ujar Artadi.
Artadi menambahkan bahwa setelah puncak perayaan Tri Suci Waisak, akan ada 2 (dua) agenda besar yaitu Donor Darah yang akan dilaksanakan tanggal 28 Mei 2025 bertempat di Aula Kantor Kemenag Kota Kupang dan juga Dharma Shanti Waisak sebagai bentuk kegembiraan umat Buddha dalam merayakan Waisak.
Dharma Shanti sebagai wujud aplikasi dari Tri Kerukunan Umat Beragama, yaitu kerukunan intern umat beragama, antar umat beragama dan kerukunan umat beragama dengan pemerintah. (**)
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












