
Program ini juga memiliki nilai edukasi yang besar. Dengan adanya teknologi IoT di bidang pertanian, generasi muda di pedesaan didorong untuk melihat sektor ini sebagai bidang yang menarik dan berpotensi. Kombinasi antara teknologi dan tradisi dapat menciptakan peluang baru, baik dalam bentuk kewirausahaan maupun inovasi yang berkelanjutan.
“Harapan kami adalah agar program ini tidak hanya menjadi solusi jangka pendek, tetapi juga inspirasi bagi generasi muda untuk terlibat dalam pertanian berbasis teknologi,” ujar Kalvein.
Kisah sukses Kelompok Tani Imanuel menunjukkan bahwa dengan pendekatan yang tepat, teknologi dapat memberikan solusi nyata bagi tantangan lokal.
Penerapan IoT dan jaringan sensor nirkabel membuka jalan bagi pertanian presisi di wilayah lahan kering seperti NTT. Dengan dukungan dari berbagai pihak, program ini menjadi bukti bahwa sinergi antara ilmu pengetahuan, teknologi, dan masyarakat dapat membawa perubahan yang signifikan ke arah yang lebih baik.(*/ AT)
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












