file_0000000045ac81fab54dfe29d6d4bbe8
previous arrow
next arrow

KSOP Kupang Perketat Pengawasan Pengangkatan Bangkai KM Kuala Emas, Keselamatan dan Lingkungan Jadi Prioritas

Avatar photo
file 0000000062f48211bd37a28f8220dcd5

Pengangkatan Dihentikan Sementara

Komitmen pengawasan tersebut semakin diperkuat setelah terjadi keluarnya sisa bahan bakar minyak (BBM) saat proses pemotongan kerangka kapal pada 29 Juli 2026.

Saat itu, pekerjaan pengangkatan bangkai kapal dihentikan setelah ditemukan indikasi masih adanya sisa minyak di salah satu bagian kapal.

Pihak pelaksana sebelumnya telah memasang oil boom untuk membatasi penyebaran minyak. Namun, kondisi laut yang disertai arus dan angin cukup kuat menyebabkan sebagian minyak keluar dari area pengamanan dan menyebar ke sejumlah titik.

Berdasarkan pendataan sementara, minyak terpantau di sekitar delapan titik yang berada di wilayah pesisir sekitar 13 desa.

Menanggapi kondisi tersebut, pelaksana pekerjaan langsung menghentikan aktivitas pengangkatan dan memprioritaskan penanganan tumpahan minyak.

Penanganan dilakukan melalui penyemprotan Oil Spill Dispersant (OSD) serta pembersihan minyak yang menempel di sejumlah kawasan pantai dan tebing batu.

KSOP Utamakan Keselamatan dan Lingkungan

Baca Juga :  Jembatan Kembar Liliba Siap Dibuka Untuk Umum Setelah Lomba Lari "PU Run 2024", 30 November 2024