IKLAN

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Karantina NTT Musnahkan 887 kg Komoditas Hewan, Ikan dan Tumbuhan asal Timor Leste 

Avatar photo
IMG 20250307 WA0003

“Untuk itu perlu didorong dengan penambahan sumber daya manusia, biaya pengawasan lintas sektor di wilayah perbatasan agar NTT tetap bebas dari penyakit mulut dan kuku serta penyakit strategis lainnya,” ujar Yohan.

Deputi Bidang Karantina Hewan, Badan Karantina Indonesia, Sriyanto, menyatakan bahwa tindakan pemusnahan ini adalah bentuk komitmen Barantin dalam menjaga keamanan sumber daya hayati Indonesia.

Advertisement
Ingin Punya Website?  Klik Disini!!!

Media pembawa hama dan penyakit hewan, ikan dan tumbuhan yang berasal dari negara Timor Leste wajib diperiksa karantina, dan apabila tidak dilengkapi dengan sertifikat kesehatan dari negara asal serta tidak dilengkapi dengan persetujuan impor terpaksa dilakukan tindakan pemusnahan.

“Jika hama dan penyakit berhasil lolos masuk ke wilayah NTT akan beresiko bagi kelestarian sumber daya alam kita. Jangan salah, benih meski sedikit masuk dalam kategori high risk akan menimbulkan dampak kerugian ekonomi masyarakat sangat besar,” ujar Sriyanto.

IMG 20250307 WA0004

Selama tahun 2024, Karantina NTT sudah melakukan empat kali pemusnahan. Terlaksanya acara pemusnahan ini merupakan sinergitas yang baik antar instansi terkait yaitu Satgas Pamtas Yonif 742, Bea Cukai PLBN Motaain, Imigrasi PLBN Motaain, Pengelola PLBN Motaain, serta pihak-pihak terkait lainnya, bahu-membahu dalam menjaga keamanan di wilayah perbatasan.

Baca Juga :  Tidak penuhi standar, 46 kendaraan anggota Polda NTT ditahan. Bidpropam Pastikan Polisi Taat Aturan