IKLAN

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

BBWS NT II Gelar Sosialisasi P3-TGAI 2026, Parlinggoman: Air Harus Dikelola Efisien untuk Dukung Ketahanan Pangan NTT

Avatar photo
file 000000003c3071fab192057d6b0537c1

“Yang paling utama adalah menghilangkan ego sektoral. Pengelolaan air tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri. Harus ada kelompok P3A yang mengatur pembagian air sehingga seluruh petani dapat memperoleh layanan irigasi secara adil,” tegasnya.

Ia berharap sinergi antara masyarakat, pemerintah daerah, Dinas Pertanian, Dinas PUPR dan BBWS NT II semakin kuat sehingga seluruh program berbasis masyarakat dapat berjalan lebih efektif dalam mendukung target swasembada pangan nasional.

Advertisement
Ingin Punya Website?  Klik Disini!!!

“Harapan kami, kolaborasi semua pihak semakin baik sehingga pengelolaan irigasi dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” pungkasnya.

Pantauan media ini, Kegiatan sosialisasi diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum melalui Balai Besar Wilayah Sungai Nusa Tenggara II sebagai bagian dari pelaksanaan Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) Tahun Anggaran 2026.

Kegiatan ini diikuti seluruh kelompok masyarakat dari semua kabupaten kota di NTT dan diakhiri dengan acara penandatanganan kontrak dan Pakta integritas (Tom)

Baca Juga :  Pembangunan Jembatan Oesapa Dimulai Maret 2025, Pemkot Kupang dan BPJN NTT Siap Bersinergi