IKLAN

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Opini  

Putra/i NTT Dalam Barisan Penegak Hukum 

Avatar photo
GridArt 20250111 175729817

Screenshot 2025 01 11 18 30 36 17

Oleh: Bernard L. Tanya

Advertisement
Ingin Punya Website?  Klik Disini!!!

tv-beritakota.com – Kehadiran putra/i NTT yang makin bertambah dan beragam dalam barisan penegak hukum di tanah air, patut disambut gembira. Sambutan itu, bukan karena mereka “putra daerah” tapi juga karena memiliki track record yang jelas dan tidak mengecewakan.

Pada era tahun 70-an kita mengenal dua nama beken: Kombes Titus Uly dan Kombes Adoe di jajaran kepolisian. Era sesudahnya ada nama Gories Mere, Jacky Uly, Anton Tifaona, Jes Salean dan beberapa nama lain yang tidak kalah dikenal, disusul nama-nama beken di era berikutnya seperti Kombes pol (purn) Alfons Loe Mau, Rudlf Rodja, Herry Nahak, Jhony Asadoma dan masih banyak nama yang lain.

IMG 20250111 184620
Foto – Kombes Titus Uly

 

Saat ini, putra/i NTT makin beragam mengisi barisan penegak hukum, untuk menyebut di antaranya: Daniel Yusmic Foekh sebagai Hakim Konstitusi, Nicholay Bengngu sebagai Dirjen. Instrumen dan Penguatan HAM pada Kemen. HAM, Johnson Miramengi yang menjabat sebagai Ketua PN Kelas A Surabaya, duo Robert (Robert Tacoy dan Robert Lambila) di jajaran kejaksaan di samping sejumlah nama yang bertugas di wilayah NTT.

Baca Juga :  Penguatan Kewenangan Jaksa Dalam Penyidikan Perkara Tindak Pidana Umum