
Sementara Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) ATAB 1 BBWS NT II, Daud Djami, S.T mengumumkan bahwa hingga akhir September 2025, progres pembangunan dua paket sumur bor di Kabupaten Rote Ndao telah mencapai lebih dari 80 persen.
“Secara fisik, pembangunan sumur bor sudah selesai. Saat ini, kami sedang dalam tahap finalisasi pemasangan box bagi dari rumah pompa ke lokasi persawahan,” jelas Daud.
Daud menjelaskan bahwa sesuai standar pembangunan, setiap sumur bor akan dilengkapi dengan 10 box, dengan panjang jaringan mencapai 1 kilometer, yang akan mengairi area seluas 9 hektar.
” Hal ini akan memastikan ketersediaan air yang memadai untuk mendukung kegiatan pertanian di wilayah tersebut” katanya
Secara keseluruhan, progres pekerjaan pembangunan sumur bor tahap pertama di berbagai wilayah juga menunjukkan hasil yang menggembirakan, dengan angka di atas 80 persen.
Tidak berhenti sampai di situ, pemerintah juga tengah melanjutkan program pembangunan sumur bor tahap kedua, dengan target pembangunan 10 paket sumur bor yang tersebar di berbagai wilayah di NTT, termasuk Rote Ndao, Alor, wilayah Timor, Kabupaten Kupang, dan Malaka.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












