Senada dengan Ayub, Kepala Dusun Lekunik, Yustus Amigo Boik, juga menyambut gembira kehadiran sumur bor ini. Bagi mereka, ini adalah bukti nyata bahwa pemerintah hadir dan peduli terhadap kebutuhan masyarakat.
Luas areal persawahan di Lekunik yang mencapai 60 hektar, digarap oleh sekitar 100 petani. Selain menanam padi, mereka juga membudidayakan tanaman hortikultura.

Dengan ketersediaan air yang melimpah, diharapkan produksi pertanian akan meningkat secara signifikan, memberikan dampak positif bagi perekonomian petani dan masyarakat desa secara keseluruhan.
Lebih dari sekadar pengairan sawah, sumur bor ini juga membawa manfaat bagi kebutuhan ternak warga, seperti sapi, kerbau, kambing, dan hewan lainnya. Kehadiran air bersih dan melimpah menjadi berkah bagi seluruh kehidupan di Desa Lekunik.
“Hadirnya sumur bor ini sangat membantu dan memberi banyak manfaat. Tak hanya untuk membantu produksi pertanian, tetapi juga untuk kebutuhan peternakan hewan,” ujar Ayub
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












