
Ryanto mengungkapkan, kondisi eksisting ruas Maukumu–Webutak saat ini masih membutuhkan penanganan serius. Sebagian jalan yang menjadi sasaran pekerjaan belum memiliki lapisan perkerasan, baik berupa lapen maupun aspal.
Kondisi tersebut menjadi salah satu alasan pentingnya peningkatan jalan melalui program IJD. Dengan penanganan sepanjang 2 km, diharapkan akses masyarakat menjadi lebih baik dan waktu tempuh perjalanan dapat dipersingkat.
Meski belum seluruh ruas tertangani, pekerjaan yang direncanakan diharapkan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama dalam menunjang mobilitas dan menghubungkan kawasan yang selama ini memiliki keterbatasan akses jalan.
Dalam pelaksanaan pekerjaan, desain jalan akan mengikuti kondisi dan lebar eksisting dengan tetap memperhatikan kebutuhan keselamatan pengguna jalan.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.














