BPBPK NTT Perkuat Penanganan Pascagempa, Fokus Air Bersih, Sarpras hingga Asesmen Bangunan

Kepala BPBPK NTT,DIDIK WAHYUDI
oplus_1024

“Karena di sana cukup terdampak parah, tahap awal sekarang kita identifikasi atau cek penampungan air hujan. Eksisting masyarakat di sana memang mengandalkan pemanfaatan air hujan dan banyak yang bocor,” katanya.

Jika ditemukan kerusakan, fasilitas PAH tersebut akan diusulkan untuk mendapatkan perbaikan.

Di tengah keterbatasan sumber air baku di Pulau Palue, pemerintah juga mencari alternatif sumber air lainnya.

Secara paralel, tim Balai Besar Wilayah Sungai (BWS) melakukan survei geolistrik untuk mengetahui kemungkinan keberadaan sumber air tawar.

Jika sumber air tawar ditemukan, pemerintah akan mempertimbangkan pembangunan sistem distribusi agar air dapat dimanfaatkan masyarakat.

Namun, jika sumber air tawar tidak ditemukan, salah satu alternatif yang mulai dibahas adalah pengolahan air laut atau desalinasi.

Rencana tersebut akan dikaji bersama pihak terkait, termasuk dengan melibatkan BRIN, terutama untuk memastikan sistem penyediaan air yang dibangun nantinya dapat dikelola secara berkelanjutan.

Exit mobile version