BBWS NT II Pastikan Infrastruktur Vital Kembali Berfungsi dan Dimanfaatkan Masyarakat Selama Tanggap Darurat

Kepala Satuan Kerja Operasional dan Pemeliharaan (OP) Sumber Daya Air Nusa Tenggara II, Nahason Hariandja, S.T., M.T., mengatakan Satker OP SDA memiliki tugas utama dalam penanganan tanggap darurat, khususnya memastikan infrastruktur yang terganggu akibat gempa dapat kembali berfungsi dalam waktu cepat.
Kepala Satuan Kerja Operasional dan Pemeliharaan (OP) Sumber Daya Air Nusa Tenggara II, Nahason Hariandja, S.T., M.T.,

tv-beritakota.com, Kupang – BBWS NT II memastikan penanganan pascagempa Flores tidak hanya berfokus pada identifikasi kerusakan, tetapi juga pada upaya mengembalikan fungsi infrastruktur sumber daya air agar kembali dapat dimanfaatkan masyarakat.

Kepala Satuan Kerja Operasional dan Pemeliharaan (OP) Sumber Daya Air NT II, Nahason Hariandja, S.T., M.T., mengatakan pihaknya membagi tim dan wilayah koordinasi untuk mempercepat penanganan di sejumlah daerah terdampak.

Kepala Satuan Kerja Operasional dan Pemeliharaan (OP) Sumber Daya Air Nusa Tenggara II, Nahason Hariandja, S.T., M.T.,

Penanganan tersebut mencakup wilayah Manggarai Barat, Manggarai, Manggarai Timur, Ende, Nagekeo, Ngada, Sikka hingga Pulau Palue.

Nahason menjelaskan, Satker OP SDA memiliki tugas utama dalam penanganan tanggap darurat, khususnya memastikan infrastruktur yang terganggu akibat gempa dapat kembali berfungsi dalam waktu cepat.

Ia menegaskan, tanggap darurat tidak serta-merta berarti melakukan rehabilitasi permanen seluruh infrastruktur yang mengalami kerusakan.

Exit mobile version