Untuk mendukung penanganan di lapangan, BPBPK NTT telah mengerahkan personel dan berbagai peralatan tanggap darurat secara bertahap sejak 17–18 Agustus 2026.
Per 1 September 2026, terdapat 14 personel khusus tanggap darurat yang telah diterjunkan.
Selain personel, BPBPK NTT mengerahkan 14 unit mobil tangki, dua unit mobil tinja, satu dump truck, 77 unit HU, tiga unit tenda, satu mobil toilet, 12 toilet portabel, satu unit tangki beroda, serta 18 unit bed.
Menurut Didik, seluruh dukungan tersebut telah dibagi ke sejumlah lokasi berdasarkan kebutuhan di lapangan. Sebagian besar ditempatkan di posko pengungsian terpadu, sementara mobil tangki juga bergerak melayani masyarakat di lokasi lain.
Dukungan tersebut tersebar di sejumlah kabupaten terdampak, termasuk hingga Flores Timur.
Layani 28.089 Jiwa dengan Air dan Sanitasi
Pemenuhan air minum dan sanitasi menjadi salah satu prioritas utama BPBPK NTT selama masa tanggap darurat.
Hingga 1 September 2026, pelayanan air minum dan sanitasi yang dilakukan BPBPK NTT telah menjangkau 28.089 jiwa yang tersebar di tujuh kabupaten.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
