tv-beritakota.com, KUPANG– Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) menjadikan Focus Group Discussion (FGD) tentang kebhinekaan di Nusa Tenggara Timur sebagai ruang untuk menggali pandangan para pakar mengenai bagaimana nilai-nilai kebangsaan dan empat pilar kehidupan berbangsa dan bernegara tetap relevan di tengah perubahan zaman dan perkembangan teknologi digital.
Hal itu disampaikan Anggota MPR RI, Ir.Abraham Paul Lyanto, dalam FGD yang digelar MPR RI bekerja sama dengan Universitas Citra Bangsa (UCB) Kupang di Hotel Harper Kupang, Senin, 7 September 2026.
FGD tersebut mengangkat tema “Potret Kebhinnekaan dalam Tata Kehidupan Masyarakat Nusa Tenggara Timur” dan menghadirkan 10 pakar dari berbagai latar belakang keilmuan serta sejumlah perguruan tinggi di Kota Kupang.
Menurut Paul, kegiatan tersebut bukan sekadar forum diskusi, tetapi menjadi bagian dari upaya MPR RI memperoleh masukan akademik dan perspektif para pakar untuk memperkuat pemahaman serta implementasi empat pilar kehidupan berbangsa dan bernegara.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
