tv-beritakota.com – Setelah peresmian angkutan publik gratis kapal rede, KM Garda Nusantara 10 oleh Penjabat Bupati Kupang, Alex Lumba, pada medio November 2024 lalu, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Kupang segera mengajukan usulan perencanaan pembangunan infrastruktur pelabuhan dan sarana pendukungnya di Pulau Kera dan Pulau Semau, Kabupaten Kupang, kepada Pemerintah Pusat melalui Kementerian Perhubungan, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut.
Kepala KSOP Kupang, Simon B. Baon, S.Sos., M.H., menjelaskan bahwa usulan tersebut untuk tahun 2025 mencakup perencanaan pembangunan dermaga dan sarana penunjang pelabuhan di kedua pulau tersebut. Saat ini, KSOP tengah mengusulkan rencana studi perencanaan atau *visibility study*, termasuk studi survei investigasi dan desain.
“Kalau pra visibility study sudah berjalan di tahun 2022. Mudah-mudahan tahun ini, sudah ada hasil visibility study, RIP (Rencana Induk Pelabuhan), dan SID (Studi Investigasi dan Desain) sehingga bisa paralel dan tahun 2026 sudah bisa melaju ke kegiatan fisik. Taksiran anggaran untuk satu paket pembangunan pelabuhan mencapai Rp 40-50 miliar,” ungkap Simon dalam wawancara belum lama ini di Kupang.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












