IKLAN

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Fokus utama 100 hari kerja, Wawali Tinjau Bank Sampah di Nefo Naek dan Oesapa Barat

Avatar photo
IMG 20250321 WA0023

Akibatnya mereka hanya bisa melakukan penimbangan setiap minggu ketiga dalam bulan. Sampah-sampah yang sudah ditimbang langsung diangkut ke Bank Sampah Induk Mutiara Timor yang ada di Kelurahan Maulafa.

Lurah Nefo Naek, Josephina N. Ungirwalu, SP., menambahkan, sejak dibentuk tahun 2023 lalu, Bank Sampah Unit Asmara Loka telah memiliki 77 nasabah. Hingga saat ini mereka telah berhasil mengumpulkan 7 ton sampah, dengan total uang yang dihasilkan sekitar Rp 10 juta.

Advertisement
Ingin Punya Website?  Klik Disini!!!

Kunjungan berlanjut ke Bank Sampah Muara Abu di Kelurahan Oesapa Barat. Wawali dan rombongan disambut Plt. Kadis DLHK Kota Kupang, Matheos A.H.T. Maahury, SH., Camat Kelapa Lima, I Wayan Gede Astawa, S.Sos., MM., serta Lurah Oesapa Barat, Christian E. Chamdra, SH., beserta jajaran dan warga setempat.

Bank sampah ini berada dalam Lokasi yang sama dengan Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS 3R) di Kelurahan Oesapa Barat.

Lurah Oesapa Barat, Christian E. Chamdra, SH, menjelaskan Bank Sampah Muara Abu yang terbentuk Juli 2024 lalu mengalami perkembangan cukup pesat. Dari semula hanya memiliki 8 nasabah, kini sudah berjumlah 45 nasabah dan sudah berhasil menjual kurang lebih 2 ton sampah plastik.

Baca Juga :  Pemkot apresiasi Kontribusi Hipmi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi