file_0000000045ac81fab54dfe29d6d4bbe8
previous arrow
next arrow

BPBPK NTT Perkuat Penanganan Pascagempa, Fokus Air Bersih, Sarpras hingga Asesmen Bangunan

Avatar photo
Kepala BPBPK NTT,DIDIK WAHYUDI
oplus_1024

tv-beritakota.com, KUPANG – Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan (BPBPK) Nusa Tenggara Timur memperkuat penanganan pascagempa di sejumlah wilayah terdampak di Pulau Flores,NTT.

Hingga 1 September 2026, Kementerian Pekerjaan Umum melalui BPBPK NTT masih bergerak memenuhi kebutuhan dasar masyarakat sekaligus melakukan perbaikan sarana dan prasarana serta pemeriksaan cepat terhadap bangunan terdampak.

Kepala BPBPK NTT, Didik Wahyudi, ST., M.Sc.,
Kepala BPBPK NTT, Didik Wahyudi, ST., M.Sc.,

Kepala BPBPK NTT, Didik Wahyudi, ST., M.Sc., mengatakan penanganan yang dilakukan balai saat ini berfokus pada tiga tugas utama.

Pertama, pemenuhan kebutuhan air minum dan sanitasi bagi masyarakat terdampak. Kedua, perbaikan sarana dan prasarana dasar yang mengalami kerusakan akibat gempa. Ketiga, pemeriksaan atau asesmen cepat terhadap bangunan untuk mengetahui kondisi dan kelayakan penggunaannya.

“Untuk tahap tanggap darurat ini, sekarang kita masih fokus yang tiga tadi, yaitu pelayanan air minum dan sanitasi, perbaikan-perbaikan cepat supaya pelayanan dasar masih bisa berfungsi, kemudian pemeriksaan cepat bangunan dan infrastruktur terdampak,” kata Didik, Rabu (2/9/2026)

Baca Juga :  Kejati NTT Percepat Penyelesaian Pengadaan Tanah PSN Bendungan Mbay/Lambo