file_0000000045ac81fab54dfe29d6d4bbe8
previous arrow
next arrow

BPBPK NTT Perkuat Penanganan Pascagempa, Fokus Air Bersih, Sarpras hingga Asesmen Bangunan

Avatar photo
Kepala BPBPK NTT,DIDIK WAHYUDI
oplus_1024

Fasilitator Pamsimas tersebut ikut dimobilisasi untuk membantu penanganan tanggap darurat karena kegiatan mereka sebelumnya ikut terdampak oleh bencana.

Selain memperbaiki fasilitas, tim juga melakukan identifikasi terhadap kerusakan sarana air minum dan sanitasi untuk menentukan kebutuhan penanganan selanjutnya.

317 Lokasi Bangunan Diperiksa

BPBPK NTT turut melakukan quick assessment atau pemeriksaan cepat terhadap bangunan dan fasilitas publik yang terdampak gempa.

Pihaknya berkolaborasi dengan tim dari pemerintah pusat dan Satgas terkait untuk memeriksa berbagai bangunan, mulai dari gedung pemerintahan, fasilitas pelayanan publik, sekolah, tempat ibadah hingga fasilitas kesehatan dan rumah sakit.

Hingga 1 September 2026, pemeriksaan cepat telah dilakukan terhadap 317 lokasi, dengan total sekitar 801 massa bangunan.

Didik menjelaskan, satu lokasi dapat terdiri atas beberapa massa bangunan. Karena itu, jumlah massa bangunan yang diperiksa lebih banyak dibandingkan jumlah lokasi.

Hasil pemeriksaan kemudian menjadi dasar untuk menentukan tindak lanjut terhadap masing-masing bangunan.

Baca Juga :  Jalan Akses Desa Raknamo Capai 80 Persen, Ditargetkan Rampung Sebelum November 2026