Untuk bangunan pemerintahan dan fasilitas pelayanan publik, termasuk kantor bupati, kantor DPRD, mal pelayanan publik dan perpustakaan, penanganannya akan dilakukan melalui sektor Cipta Karya.
Sementara fasilitas kesehatan, tempat ibadah dan sejumlah fasilitas pendidikan akan ditangani melalui Satker Prasarana strategis.
Untuk sekolah umum, penanganannya akan dikoordinasikan dengan dinas pendidikan.
Pembagian tersebut dilakukan agar penanganan dapat berjalan terarah dan tidak terjadi tumpang tindih tanggung jawab.
Pulau Palue Jadi Perhatian Khusus
Selain penanganan di sejumlah kabupaten terdampak, BPBPK NTT juga memberikan perhatian khusus terhadap kebutuhan air bersih masyarakat di Pulau Palue, Kabupaten Sikka.
Wilayah tersebut mengalami dampak cukup berat sehingga pemerintah mencari solusi pemenuhan air bersih yang dapat digunakan dalam jangka pendek maupun jangka panjang.
Langkah awal yang dilakukan BPBPK adalah memeriksa Penampungan Air Hujan (PAH) milik masyarakat.
Menurut Didik, masyarakat Pulau Palue selama ini banyak mengandalkan air hujan. Namun, sejumlah fasilitas penampungan mengalami kerusakan dan kebocoran akibat gempa.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.














