file_0000000045ac81fab54dfe29d6d4bbe8
previous arrow
next arrow

BPBPK NTT Perkuat Penanganan Pascagempa, Fokus Air Bersih, Sarpras hingga Asesmen Bangunan

Avatar photo
Kepala BPBPK NTT,DIDIK WAHYUDI
oplus_1024

Data tersebut dihimpun dari laporan kebutuhan masyarakat melalui posko-posko di lapangan.

“Per hari ini kita sudah melayani total sekitar 28.089 jiwa. Itu berdasarkan teman-teman di posko. Kami suplai air di sana sesuai jumlah masyarakat yang ada,” ujar Didik.

Pelayanan tidak hanya dilakukan di posko pengungsian terpadu. Mobil tangki juga berkeliling untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di lokasi lain yang membutuhkan pasokan air.

Perbaiki Sarana Air Minum dan Sanitasi

Tugas kedua BPBPK NTT adalah melakukan perbaikan terhadap sarana dan prasarana dasar yang terdampak gempa.

Didik mengatakan sebagian besar pekerjaan tersebut berkaitan dengan air minum dan sanitasi, termasuk jaringan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM), penampungan air, pompa dan fasilitas sanitasi lainnya.

Perbaikan dilakukan agar fasilitas pelayanan dasar yang terdampak tetap dapat berfungsi dan dimanfaatkan masyarakat.

Dalam pelaksanaannya, BPBPK NTT mengerahkan tim teknis serta melibatkan tenaga fungsional dan fasilitator Pamsimas yang berada di lapangan.

Baca Juga :  Masyarakat Nikmati Jalan Beraspal, Ruas Jalan IJD Kapasiok–Ho Kembali Fungsional