IKLAN

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Lestarikan Budaya Lokal NTT, Jajaran Kejaksaan Siap Kenakan Pakaian Tenunan Setiap Hari Jumat

Avatar photo
IMG 20241220 WA0050

Pawai dimulai dari depan Kantor Bank Indonesia Kupang, melewati Kantor Gubernur NTT, dan berakhir di halaman Rumah Jabatan Gubernur NTT. Acara ini menjadi momentum strategis untuk memperkenalkan kekayaan budaya kain tenun NTT kepada khalayak yang lebih luas, sekaligus mempererat rasa kebersamaan antara masyarakat dan instansi pemerintah.

Kajati NTT, Zet Tadung Allo, menjelaskan bahwa edaran penggunaan pakaian bermotif tenun NTT tidak hanya dimaksudkan sebagai upaya melestarikan budaya, tetapi juga untuk memberikan dukungan nyata terhadap UMKM lokal yang memproduksi kain tenun.

Advertisement
Ingin Punya Website?  Klik Disini!!!

IMG 20241220 WA0049

“Kami ingin memastikan bahwa kebanggaan terhadap warisan kekayaan intelektual NTT dapat terus dikembangkan, tidak hanya melalui perayaan seperti parade ini, tetapi juga melalui penghormatan dan penghargaan dengan menanamkan rasa bangga menggunakan produk daerah, seperti mengenakan tenun setiap Jumat. Langkah ini juga mendukung pengembangan ekonomi berbasis budaya yang berkelanjutan,” ujar Kajati NTT

Parade NTT Bertenun, yang menjadi bagian dari rangkaian HUT ke-66 Provinsi NTT, menggambarkan semangat masyarakat NTT dalam melestarikan budaya lokal dan memperkuat kebersamaan. Keikutsertaan Kejaksaan Tinggi NTT dalam acara ini menjadi wujud nyata dari implementasi edaran Kajati yang mengedepankan nilai-nilai budaya, kebersamaan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Baca Juga :  Mantan Kapolres Ngada, Fajar Sumatmadja dituntut 20 tahun penjara. Jaksa: tak ada hal yang meringankan