” Keberadaan sumber air ini menjadi bukti nyata dari berkat Tuhan bagi jemaat yang gigih dan percaya” ungksp Simon.
Setelah dua atau tiga tahun memanfaatkan sumber mata air tersebut, pihak Gereja Horeb kemudian mengajukan permohonan bantuan kepada Balai Wilayah Sungai (BWS). Permohonan tersebut diterima, dan BWS memberikan bantuan yang sangat berarti bagi pengembangan sistem pengelolaan air di Gereja Horeb.
Kisah ini menjadi teladan bagi banyak orang, menunjukkan bagaimana iman dan ketekunan dapat membawa berkat dan solusi atas permasalahan yang kompleks.
” Lebih dari sekadar pembangunan fisik, kisah ini mencerminkan kekuatan iman dan persatuan jemaat Gereja Horeb” kata majelis Harian Gereja Horeb Kota Kupang sambil menitip salam dan terima kasih kepada jajaran BWS . (Tomy)
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












