IKLAN

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Penanganan Longsor Batu Putih menunggu desain dan persetujuan Pusat 

Avatar photo
IMG 20250206 WA0000

Andria menambahkan bahwa karena sifatnya darurat, BPJN NTT hanya diberi waktu tujuh hari untuk mengusulkan rencana penanganan ke Kementerian PU di Jakarta melalui Satker Penanganan Mendesak Tanggap Darurat (PMTD). Usulan tersebut akan diverifikasi oleh Kementerian PU, dan jika disetujui, barulah proses penanganan dapat dimulai.

“Karena penanganan bencana sifatnya segera, apalagi ini jalan nasional dan internasional, sehingga ini menjadi prioritas utama. Jika tidak ditangani segera, bisa berbahaya, apalagi jika jalan sampai putus,” tegas Andrea.

Advertisement
Ingin Punya Website?  Klik Disini!!!

Senada Kepala Satuan Kerja (Satker) Pelaksana Jalan Nasional Wilayah I Provinsi NTT, Azhari, menyatakan bahwa pihaknya telah melakukan penanganan sementara di lokasi longsor untuk memastikan akses transportasi tetap lancar. Penanganan sementara ini meliputi penyiapan alat berat di lokasi guna mempercepat proses perbaikan jika diperlukan.

IMG20250205131948
Foto- Kepala Satuan Kerja (Satker) Pelaksana Jalan Nasional Wilayah I Provinsi NTT, Azhari
Baca Juga :  Pemkot dan BPJN Sosialisasi Pembangunan Jembatan Oesapa, Warga Antusias Dukung