Simon mengatakan, Jumat ini pemeriksaan kembali dilakukan bersama Dinas terkait, peternakan, karantina, Polri dan operator kapal untuk rencana pemuatan ternak di KM. Uma Kalada.
“Nanti akan dihitung space yang boleh diangkut berapa banyak,” ujarnya.
Pengaturan jadwal khusus untuk angkutan ternak juga masih akan dibahas setelah proses pemeriksaan dan evaluasi bersama selesai.
Pasalnya, KM. Lakaan tetap menjalankan pelayanan reguler sehingga pengangkutan ternak harus disesuaikan dengan jadwal operasional kapal.
Sementara itu, solusi jangka panjang berupa penggunaan kapal khusus ternak masih menjadi pembahasan bersama stakeholder.
Untuk sementara, pengangkutan ternak tetap berjalan dengan pengawasan lebih ketat.
Intinya, ternak tetap dapat diangkut, tetapi jumlah dan desain muatan harus disesuaikan agar tidak mengganggu stabilias kapal, keselamatan pelayaran, distribusi logistik maupun kenyamanan penumpang.(Tom)
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.














