file_0000000045ac81fab54dfe29d6d4bbe8
previous arrow
next arrow

Update Gempa Flores: Basarnas Catat 112 Meninggal Dunia, BNPB Percepat Rehab-Rekon

Avatar photo
Update gempa Flores: Basarnas mencatat 112 orang meninggal dunia. BNPB mempercepat rehabilitasi dan rekonstruksi 77.912 rumah rusak di NTT.

tv-beritakota.com,Flores — Penanganan pascagempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada 15 Agustus 2026 terus dilakukan pemerintah bersama berbagai unsur terkait.

Dalam perkembangan terbaru, Basarnas mencatat 112 orang meninggal dunia akibat bencana gempa Flores. Data korban dalam penanganan operasi pencarian dan pertolongan terus diperbarui seiring proses verifikasi di lapangan.

Di tengah proses penanganan dampak bencana, BNPB juga mulai mempercepat tahapan rehabilitasi dan rekonstruksi (rehab-rekon) bagi masyarakat yang rumahnya mengalami kerusakan.

BNPB telah menerjunkan tim Kedeputian Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi ke tujuh kabupaten terdampak untuk mendampingi pemerintah daerah dalam pendataan dan verifikasi kerusakan rumah.

BNPB mempercepat proses rehabilitasi dan rekonstruksi rumah terdampak di Nusa Tenggara Timur.

BNPB mencatat, berdasarkan data sementara per 24 Agustus 2026, terdapat 77.912 rumah rusak.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 24.597 rumah rusak berat, 18.537 rusak sedang, dan 34.778 rusak ringan. Kabupaten Manggarai Timur tercatat sebagai wilayah dengan jumlah kerusakan rumah tertinggi.

Baca Juga :  Tiga korban Tewas dalam Kebakaran Dahsyat yang Hanguskan Tiga Rumah