file_0000000045ac81fab54dfe29d6d4bbe8
previous arrow
next arrow

Gubernur NTT Gandeng Uskup Se-Nusra siapkan langkah Strategi Tekan Pekerja Migran Non-Prosedural

Avatar photo
IMG 20250702 WA0034

“Kami juga terus mendorong pembentukan dan reaktivasi Layanan Terpadu Satu Atap (LTSA) di kabupaten/kota se-NTT untuk mempermudah layanan migrasi legal. Reaktivasi LTSA sangat urgent untuk mendekatkan pelayanan ke masyarakat pencari kerja,” ungkap Gubernur Melki.

Pemerintah Provinsi NTT juga membangun dan mengembangkan pelatihan melalui BLK, Balai Latihan Kerja Komunitas (BLKK), LPK swasta, hingga kerja sama pelatihan dengan BLK luar negeri.

Lebih lanjut, Gubernur Melki Laka Lena mengatakan Pemerintah Provinsi NTT juga menjalin sinergi dengan provinsi lain seperti Kepulauan Riau, Kalimantan Barat, dan Kalimantan Utara yang menjadi jalur lintas migrasi untuk memastikan proses migrasi dilakukan secara legal dan terpantau.

“Kami telah menyusun strategi jangka pendek, menengah, dan panjang untuk migrasi aman. Semuanya akan terus kita awasi dan evaluasi melalui forum akuntabilitas publik lintas perangkat daerah dengan indikator kinerja yang terukur,” kata Gubernur Melki.

Dalam pertemuan tersebut Gubernur dan para Uskup se-Regio Nusra sepakat untuk menjadikan Nusa Tenggara Timur sebagai contoh nasional dalam reformasi tata kelola migrasi tenaga kerja.

Baca Juga :  BPJN NTT Anggarkan Rp 46 Miliar Perbaiki 9 Titik Jalan Sabuk Merah yang Longsor