tv-beritakota.com (Larantuka, NTT) – Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, mengajak para Uskup se-Regio Gerejawi Nusa Tenggara (Nusra) untuk bersinergi dalam menangani permasalahan Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal NTT yang berangkat melalui jalur non-prosedural.
Langkah ini merupakan upaya bersama untuk melindungi hak-hak para pekerja migran dan mencegah terjadinya tindak pidana perdagangan orang (TPPO).
Gubernur Melki menyadari bahwa masalah tenaga kerja bukan sekadar urusan teknis atau administratif semata. Lebih dari itu, permasalahan ini menyentuh nilai-nilai paling mendasar, yaitu harkat, martabat, dan masa depan manusia.
Hal ini disampaikan oleh Gubernur Melki saat menghadiri Pertemuan Pastoral XII Regio Gerejawi Nusa Tenggara (Nusra) yang berlangsung di Gedung OMK Keuskupan Larantuka pada Rabu, 2 Juli.
Pertemuan tersebut dihadiri oleh seluruh Uskup Regio Gerejawi Nusra, termasuk Uskup Agung Ende, Uskup Agung Kupang, Uskup Denpasar, Uskup Labuan Bajo, Uskup Ruteng, Uskup Maumere, Uskup Larantuka, Uskup Weetebula, dan Uskup Atambua.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












