IKLAN

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Anakan Komodo Masuk Pondok Warga di Manggarai Timur, BBKSDA NTT Bergerak Cepat

Avatar photo
GridArt 20260408 121740922

Setelah dipastikan dalam kondisi baik, komodo tersebut kemudian dilepasliarkan kembali ke habitat alaminya di kawasan Watu Pajung, Desa Nanga Mbaur.

Pelepasliaran dilakukan dengan mempertimbangkan kesesuaian habitat serta usia satwa yang masih sangat muda.

Advertisement
Ingin Punya Website?  Klik Disini!!!

Untuk meningkatkan peluang bertahan hidup, petugas menempatkan anakan komodo tersebut di atas pohon, guna menghindari ancaman predator sekaligus membantu proses adaptasi di alam liar.

Kepala BBKSDA NTT, Adhi Nurul Hadi, menegaskan bahwa respons cepat masyarakat sangat penting dalam penanganan konflik satwa liar.

“Kami mengapresiasi masyarakat yang segera melaporkan kejadian ini. Langkah cepat tersebut sangat membantu penanganan agar tetap aman, baik bagi warga maupun satwa,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa kemunculan komodo di sekitar permukiman harus disikapi dengan bijak dan tidak dengan tindakan yang membahayakan.

“Komodo adalah satwa dilindungi yang harus dijaga bersama. Jika ditemukan di sekitar permukiman, segera laporkan kepada petugas agar ditangani sesuai prosedur,” tegasnya.

Baca Juga :  Enam Penebang Liar di Mutis Timau Ditangkap, Petugas BBKSDA Tolak rencana 'Suap' Oknum Aparat tertentu