IKLAN

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Prihatin, Kapolda NTT Turunkan Tim Konselor Dampingi Keluarga Siswa SD yang Gantung Diri di Ngada

Avatar photo
IMG 20260204 WA0013

Selain itu, Biro SDM Polda NTT telah menurunkan tim konselor guna melakukan pendampingan psikologis terhadap keluarga korban yang mengalami tekanan dan trauma berat akibat peristiwa tersebut.

“Melalui Biro SDM Polda, saya mintakan turun tim konselor untuk melakukan pendampingan psikologis kepada keluarga korban,” ujarnya.

Advertisement
Ingin Punya Website?  Klik Disini!!!

Ke depan, Kapolda menegaskan bahwa penanganan kasus Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) serta Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) akan dilakukan secara lebih terpadu.

Seluruh layanan pendampingan, pemulihan, dan perlindungan akan diintegrasikan dalam fasilitas “Rumah Bahagia”, yang dalam waktu dekat akan diresmikan oleh Kapolda NTT.

Diketahui, Seorang siswa kelas IV Sekolah Dasar berusia 11 tahun ditemukan meninggal dunia dalam kondisi gantung diri, pada Kamis, 29 Januari 2026, di Kecamatan Jerebuu. Korban berinisial YBR ditemukan tergantung di sebuah pohon cengkih.

Dalam proses evakuasi, aparat kepolisian menemukan sepucuk surat tulisan tangan yang diduga dibuat oleh korban.

Baca Juga :  Kodam IX/Udayana Serahkan 3 Berkas Perkara dan 22 Tersangka Penganiayaan Prada Lucky ke Oditurat Militer