
Dengan hampir 30% kursi senat Undana dijabat oleh perempuan, pemilihan rektor kali ini memiliki peluang besar untuk menghadirkan pemimpin perempuan.
” Saya lihat dua srikandi Undana ini memiliki kompetensi luar biasa dan sangat potensial untuk maju dalam pemilihan Rektor kali ini. Apalagi komposisi senat hampir 30 persen lebih diwakili perempuan, tentunya ini sangat menarik ” kata Prof.Paul.
Dikatakannya, Ini bukan hanya soal representasi gender, tetapi juga tentang mengakui dan memanfaatkan potensi kepemimpinan perempuan yang selama ini mungkin belum sepenuhnya tergali.
Undana, sebagai lembaga pendidikan tinggi, berkesempatan untuk menjadi contoh nyata kesetaraan dan meritokrasi dalam kepemimpinan. (Tom)
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












