IKLAN

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

FGD Internalisasi Pancasila di NTT: Senator Abraham Liyanto Soroti Tata Kelola Pemerintahan dan Kesenjangan Pembangunan

Avatar photo
file 000000000a6071fa98c98be19b405fd3

“Indonesia sebenarnya memiliki modal yang sangat besar. Kita kaya sumber daya alam, tetapi persoalannya ada pada tata kelola. Jika sumber daya alam yang melimpah tidak dikelola dengan baik dan tidak didukung sumber daya manusia yang berkualitas, maka kesejahteraan masyarakat akan sulit tercapai,” kata Abraham.

Ketua Badan Sosialisasi MPR RI Ini mencontohkan sejumlah negara seperti Korea Selatan, Norwegia, dan China yang mampu mencapai kemajuan pesat meskipun memiliki kondisi sumber daya alam yang berbeda.

Advertisement
Ingin Punya Website?  Klik Disini!!!

Menurutnya, keberhasilan negara-negara tersebut ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia, konsistensi kebijakan, serta kemampuan mengimplementasikan ideologi dan nilai-nilai kebangsaan dalam pembangunan.

Abraham juga menyoroti masih lebarnya kesenjangan sosial dan ekonomi di Indonesia yang menunjukkan bahwa sila kelima Pancasila, yakni Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia, belum sepenuhnya terwujud.

“Kalau nilai-nilai Pancasila benar-benar diterapkan, maka pelayanan publik akan lebih transparan, tata kelola pemerintahan menjadi lebih baik, dan kesenjangan sosial dapat diperkecil,” ujarnya.

Baca Juga :  Waspada! Bibit Siklon Tropis dan Monsun Asia Kembali Menguat, Potensi Cuaca Ekstrem Meningkat di Sebagian Wilayah